Home All News Jelang Vaksinasi Covid-19, Pemkot Bandung Imbau Lansia Segera Lengkapi Data
All News - Pemerintahan - 3 days ago

Jelang Vaksinasi Covid-19, Pemkot Bandung Imbau Lansia Segera Lengkapi Data

Bandung, matakota.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, kini tengah mempersiapkan vaksinasi tahap kedua. Kali ini, prioritas pemberian vaksin ditujukan bagi kaum masyarakat yang sudah masuk kategori lanjut usia (lansia).

“Kita sekarang persiapan untuk masuk ke tahap kedua. Pemerintah memprioritaskan lansia di ibu kota negara dan ibu kota provinsi. Makanya untuk Kota Bandung kita bersiap melaksanakan vaksinasi lansia yang berdomisili di Kota Bandung,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, Senin (22/02/2021).

Dijelaskan, sesuai dengan petunjuk teknis, pendataan vaksinasi akan dilaksanakan secara top down oleh pemerintah pusat. Namun, untuk saling melengkapi maka perlu pendataan langsung dari masyarakat melalui bandung.kemkes.go.id.

“Dari pusat sebenarnya sudah menarik data dari kependudukan, KPU dan berbagai sumber. Tapi perlu data dari bawah untuk melengkapi yang nanti untuk dilakukan verifikasi,” ucapnya.

“Jadi sebaiknya, bagi masyarakat Kota Bandung yang usinya 60 tahun dan di atas 60 mendaftarkan diri melalui link resmi dari kemenkes,” tambah Ahyani.

Dia mengimbau, keluarga, kerabat, atau pun aparat kewilayahan agar membantu lansia untuk mengisi formulir pendataan secara daring. Diharapkan, registrasi bisa dilaksanakan dalam waktu satu pekan ini.

Ahyani berujar, sekalipun pendataan bisa dilakukan selama tahap kedua vaksinasi berlangsung, namun pendataan lebih cepat akan lebih baik, sehingga bisa disesuaikan dengan jumlah vaksin.

“Tidak ada sampai batas waktu kapan, tetapi sepanjang tahap kedua berjalan. Kalau bisa sampai minggu ini sudah selesai. Karena kita harus menghitung alokasi vaksin yang dibagikan ke fasilitas kesehatan,” tuturnya.

Ahyani juga meminta semua masyarakat bisa bersabar menunggu vaksinasi. Terlebih untuk program pemberian vaksin ini sasarannya ditentukan oleh pemerintah pusat yang disesuaikan secara proporsional dengan ketersediaan vaksin.

“Pertama vaksinasi ditujukan bagi orang sehat. Mengapa lansia didahulukan? karena risikonya terkena Covid-19 lebih tinggi. Oleh karena itu para lansia ini juga harus menjaga kesehatannya,” harap Ahyani. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Update Corona Indonesia 25 Februari: Kasus Baru Bertambah 8.493, Pasien Meninggal 264 Orang

Jakarta, matakota.com — Pemerintah kembali memperbarui informasi penanganan wabah vi…